Kamis, 13 Oktober 2016

sumber daya alam






disusun oleh
nama: savira olivia jasmine
NPM   : 16415444
Kelas   : 2IB01


FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2016

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb
Puji dan Syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan Rahmat, Hidayah dan Karunia-nya sehingga saya dapat menyusun makalah ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Dalam makalah ini, saya akan membahas mengenai “Sumber Daya Alam”.
Saya juga mengucapkan terimakasih kepada dosen mata kuliah Pengantar lingkungan# yang telah yang telah memberikan tugas ini. Saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh karena itu saran serta kritik yang dapat membangun dari pembaca sangat saya harapkan guna penyempurnaan pada makalah selanjutnya.
Harapan saya semoga makalah ini bisa membantu menambah wawasan, pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.
Demikian makalah ini saya buat, semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.
Wassalamualaikum Wr. Wb













DAFTAR ISI
Kata Pengantar……………………………………………………………...........................i
Daftar Isi……………………………………………………………….................................ii
BAB I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang………………………………………………….. ...................................1
1.2  Maksud dan Tujuan………………………………………………..................................1
1.3  Ruang Lingkup Masalah…………………………………..............................……….....2
BAB II Pembahasan
2.1    Pengertian Sumber Daya Alam......................................................................................3
2.2    Sumber Daya Alam di indonesia....................................................................................3
2.3    Sumber Daya Alam dan Pertumbuhan Ekonomi...........................................................5
2.4    Pemanfaatan Sumber Daya Alam Hayati dan Non Hayati...........................................7
2.5    Landasan Kebijaksanaan Pengelolaan Sumber Daya Alam.........................................10
2.6    Karakteristik Ekologi Sumber Daya Alam...................................................................10
2.7    Daya Dukung Lingkungan...........................................................................................13
2.8    Keterbatasan Kemampuan Manusia.............................................................................13
BAB III Penutup
3.1 Kesimpulan…………………………………………………………….........................15
3.2 Saran………………………………....…………………………...................................15
Daftar Pustaka
























BAB I
PENDAHULUAN
1)Latar Belakang
Sumber daya alam merupakan unsur lingkungan yang terdiri atas sumber daya alam hayati, sumberdaya alam non hayati dan sumberdaya buatan, merupakan salah satu aset yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sebagai modal dasar pembangunan sumberdaya alam harus dimanfaatkan sepenuh-penuhnya tetapi dengan cara-cara yang tidak merusak, bahkan sebaliknya, cara-cara yang dipergunakan harus dipilih yang dapat memelihara dan mengembangkan agar modal dasar tersebut makin besar manfaatnya untuk pembangunan lebih lanjut di masa mendatang.
Dalam memanfaatkan sumber daya alam, manusia perlu berdasar pada prinsip ekoefisiensi. Artinya tidak merusak ekosistem, pengambilan secara efisien dalam memikirkan kelanjutan SDM. Pembangunan yang berkelanjutan bertujuan pada terwujudnya keberadaan sumber daya alam untuk mendukung kesejahteraan manusia. Maka prioritas utama pengelolaan adalah upaya pelestarian lingkungan, supaya dapat mendukung kehidupan makhluk hidup. Bila sumber daya alam rusak atau musnah kehidupan bisa terganggu.
2) Maksud dan Tujuan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini yaitu dapat mengetahui klasifikasi sumber daya alam dan manfaatnya serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengelola sumber daya alam tersebut. Selain itu dapat mengetahui pemnfaatan sumber daya alam hayati maupu non hayati dan bagaimana daya dukung lingkungan serta keterbatasan kemampuan manusia dalam mengelola suber daya alam tersebut.
3)Ruang Lingkup
Adapun ruang lingkup masalah yang akan dibahas pada makalah kali ini sebagai berikut:
a)      Pengertian Sumber Daya Alam
b)      Sumber Daya Alam di indonesia
c)      Sumber Daya Alam dan Pertumbuhan Ekonomi
d)     Pemanfaatan Suber Daya Alam Hayati dan Non Hayati
e)      Landasan Kebijaksanaan Pengelolaan Sumber Daya Alam
f)       Karakteristik Ekologi Sumber Daya Alam
g)      Daya Dukung Lingkungan
h)      Keterbatasan Kemampuan Manusia
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Sumber Daya Alam (SDA)
Sumber daya alam (biasa disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Yang tergolong di dalamnya tidak hanya komponen biotik, seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, tetapi juga komponen abiotik, seperti minyak bumi, gas alam, berbagai jenis logam, air, dan tanah.
2.2 Sumber Daya Alam di Indonesia
Letak geografis yang strategis menunjukkan betapa kaya Indonesia akan sumber daya alam dengan segala flora, fauna dan potensi hidrografis dan deposit sumber alamnya yang melimpah. Sumber daya alam Indonesia berasal dari pertanian, kehutanan, kelautan dan perikanan, peternakan, perkebunan serta pertambangan dan energi.
Sebagai Negara agraris, pertanian menjadi mata pencaharian terpenting bagi sebagian besar rakyat Indonesia. Luas lahan pertanian lebih kurang 82, 71 % dari seluruh luas lahan. Lahan tersebut sebagian besar digunakan untuk areal persawahan. Penyebaran produksi padi masih terkonsentrasi di Pulau Jawa sehubungan dengan tingginya produktivitas dan luas panen dibandingkan dengan pulau-pulau lainnya. Produksi pertanian lainnya adalah jagung, ubi jalar, kacang tanah dan kedelai. Produksi holtikultura jenis sayur mayur meliputi bawang merah besar, bawang daun, kentang, kubis dan wortel. Sedangkan produksi holtikultura jenis buah-buahan meliputi mangga, durian, jeruk, pisang, pepaya dan salak.
Berdasarkan usia tanaman, perkebunan di Indonesia dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu tanaman semusim (tebu, tembakau, kapas, jarak, sereh wangi, nilam dan rami) dan tanaman tahunan (karet, kelapa, kopi, kelapa sawit, cengkeh, pala, kayu manis, panili, kemiri, pinang, asam jawa, siwalan, nipah, kelapa deres, aren dan sagu). Sebagian besar budidaya perkebunan berupa tanaman tahunan.
Populasi peternakan di Indonesia terdiri atas populasi ternak besar seperti, sapi perah, sapi potong, kerbau, dan kuda. Populasi ternak kecil meliputi: kambing, domba, dan babi. Sementara populasi ternak unggas terdiri dari ayam kampung, ayam ras petelur, ayam ras pedaging dan itik. Diantara hasil ternak yang saat ini memiliki prospek ekspor adalah kulit olahan (disamak).
Berdasarkan fungsinya, hutan Indonesia dibagi menjadi empat jenis, yaitu hutan lindung, hutan produksi, hutan suaka alam, dan hutan wisata. Produksi kehutanan berupa kayu hutan, baik kayu bulat, kayu gergajian maupun kayu lapis. Dari hasil hutan tersebut, yang saat ini menjadi produk andalan Indonesia untuk kegiatan ekspor adalah kayu lapis.
Fakta fisik bahwa dua per tiga wilayah Indonesia berupa laut, maka sumber daya alam di laut memiliki potensi yang sangat besar. Selain mengandung minyak, gas, mineral dan energi laut non-konvesional, serta harta karun yang sudah mulai digali meskipun masih terbatas, laut juga menghasilkan ikan yang potensi lestarinya diperkirakan sebesar 6, 4 juta ton per tahun. Saat ini yang baru dimanfaatkan sekitar 70 %. Pengembangan sumber daya kelautan dan perikanan dikelompokkan dalam lima industri kelautan, yaitu industri perikanan, industri mineraldan energi laut, industri maritim, termasuk industri galangan kapal, industri pelayaran (transportasi laut) dan industri pariwisata (wisata bahari dan kawasan konservasi). Saat ini yang menjadi andalan ekspor perikanan Indonesia adalah udang dan Tuna.
Pertambangan dan energi diharapkan menjadi primadona sumber penerimaan devisa, khususnya dari pendapatan ekspor minyak dan gas. Dua komoditi tambang tersebut kuantitasnya sangat mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia, sehingga sering digunakan sebagai asumsi dasar dalam perencanaan APBN.
2.3 Sumber Daya Alam dan Pertumbuhan Ekonomi
Sumber daya alam dan tingkat perekonomian suatu negara memiliki kaitan yang erat, dimana kekayaan sumber daya alam secara teoritis akan menunjang pertumbuhan ekonomi yang pesat. Akan tetapi, pada kenyataannya hal tersebut justru sangat bertentangan karena negara-negara di dunia yang kaya akan sumber daya alamnya seringkali merupakan negara dengan tingkat ekonomi yang rendah. Kasus ini dalam bidang ekonomi sering pula disebut Dutch disease. Hal ini disebabkan negara yang cenderung memiliki sumber pendapatan besar dari hasil bumi memiliki kestabilan ekonomi sosial yang lebih rendah daripada negara-negara yang bergerak di sektor industri dan jasa. Di samping itu, negara yang kaya akan sumber daya alam juga cenderung tidak memiliki teknologi yang memadai dalam mengolahnya.
2.4 Pemanfaatan Sumber Daya Alami Hayati dan Non Hayati
Sumber daya alam hayati
adalah Sumber Daya Alam yang berasal dari mahluk hidup, atau berhubungan dengan mahluk hidup.
Bentuk pemanfaatan sumber daya alam hayati di antaranya :
  1. Konsumsi contoh : beras, telur, sayuran dsb.
  2. Pengobatan : obat herbal, jamu dsb.
  3. Furniture : lemari, kursi, meja dsb.
  4. Pariwisata/hiburan : kebun binatang, sirkus, dll.
Bentuk pengolahan SDA hayati :
  1. Pertanian : Padi
  2. Perkebunan : Buah dan sayuran
  3. Peternakan
  4. Pertambakan
  5. Farmasi, dsb.


Sumber daya alam nonhayati
Ialah sumber daya alam yang dapat diusahakan kembali keberadaannya dan dapat dimanfaatkan secara terus-menerus, contohnya: air, angin, sinar matahari, dan hasil tambang.
Bentuk pemanfaatan SDA non hayati :
  1. Tambang
  2. Sumber Energi
  3. Pembuatan Bangunan
  4. Pertanian (pengairan sawah, penyerbukan bunga, dsb.)
  5. Dll.

2.5 Landasan Kebijaksanaan Pengelolaan SDA
Pengelolaan lingkungan termasuk pencegahan, penanggulangan kerusakan dan pencemaran serta pemulihan kualitas lingkungan telah menuntut dikembangkannya berbagai perangkat kebijakan dan program serta kegiatan yang didukung oleh sistem pendukung pengelolaan lingkungan lainnya. Sistem tersebut mencakup kemantapan kelembagaan, sumberdaya manusia dan kemitraan lingkungan, disamping perangkat hukum dan perundangan, informasi serta pendanaan. Keterkaitan dan keseluruhan aspek lingkungan telah memberi konsekuensi bahwa pengelolaan lingkungan, termasuk sistem pendukungnya tidak dapat berdiri sendiri, akan tetapi berintegrasi dengan seluruh pelaksanaan pembangunan. Oleh karena itu, sesuai dengan rencana Tindak Pembangunan Berkelanjutan dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dilakukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan melalui upaya pengembangan dan penegakan sistem hukum serta upaya rehabilitasi lingkungan. Menurut Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup (1997), kebijakan daerah dalam mengatasi permasalahan lingkungan hidup khususnya permasalahan kebijakan dan penegakan hukum yang merupakan salah satu permasalahan lingkungan hidup di daerah dapat meliputi :
  • Regulasi Perda tentang Lingkungan.
  • Penguatan Kelembagaan Lingkungan Hidup.
  • Penerapan dokumen pengelolaan lingkungan hidup dalam proses perijinan
  • Sosialisasi/pendidikan tentang peraturan perundangan dan pengetahuan lingkungan hidup.
  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas koordinasi dengan instansi terkait dan stakeholders
  • Pengawasan terpadu tentang penegakan hukum lingkungan.
  • Memformulasikan bentuk dan macam sanksi pelanggaran lingkungan hidup. Peningkatan kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia.
  • Peningkatan pendanaan dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Kondisi lingkungan hidup dari waktu ke waktu mengalami penurunan kualitas yang disebabkan oleh tingkat pengambilan keputusan, kepentingan pelestarian sering diabaikan sehingga menimbulkan adanya pencemaran dan kerusakan lingkungan. Pencemaran dan kerusakan lingkungan yang terjadi juga menimbulkan konflik sosial maupun konflik lingkungan. Permasalahan yang terjadi tersebut memerlukan perangkat hukum perlindungan terhadap lingkungan hidup yang secara umum telah diatur dengan Undang-undang No.4 Tahun 1982.
Namun berdasarkan pengalaman dalam pelaksanaannya berbagai ketentuan tentang penegakan hukum sebagaimana tercantum dalam Undang-undang Lingkungan Hidup, maka dalam Undang-Undang Pengelolaan Lingkungan Hidup diadakan berbagai perubahan untuk memudahkan penerapan ketentuan yang berkaitan dengan penegakan hukum lingkungan yaitu Undang-undang No 4 Tahun 1982 diganti dengan Undang-undang No.23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan kemudian diatur lebih lanjut dalam peraturan pelaksanaanya. Undang-undang ini merupakan salah satu alat yang kuat dalam melindungi lingkungan hidup dan ditunjang dengan peraturan perundang-undangan sektoral. Hal ini mengingat Pengelolaan Lingkungan hidup memerlukan koordinasi secara sektoral dilakukan oleh departemen dan lembaga pemerintah non-departemen sesuai dengan bidang tugas dan tanggungjawab masing-masing, seperti Undang-undang No. 22 Th 2001 tentang Gas dan Bumi, UU No. 41 Th 1999 tentang kehutanan, UU No. 24 Th 1992 tentang Penataan Ruang dan diikuti pengaturan lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah, Keputusan Presiden, Keputusan Menteri, Peraturan Daerah maupun Keputusan Gubernur.
2.6 Karakteristik Ekologi Sumber Daya Alam
Ekologi adalah suatu kajian studi terhadap hubungan timbal balik (interaksi) antar organism (antar makhluk hidup) dan antara organism (makhluk hidup) dengan lingkungannya.
Faktor-faktor pembatas ekologis ini perlu diperhitungkan agar pembangunan membawa hasil yang lestari.Hubungan antara pengawetan ekosistem dan perubahan demi pembangunan demi pembangunan ada tiga prinsip yang perlu diperhatikan, yaitu :
  1. Kebutuhan untuk memperhatikan kemampuan untuk membuat pilihan penggunaan sumber alam di masa depan.
  2. Kenyataan bahwa peningkatan pembangunan pada daerah-daerah pertanian tradisional yang telah terbukti berproduksi baik mempunyai kemungkinan besar untuk memperoleh pengembalian modal yang lebih besar dibanding daerah yang baru.
  3. Kenyataan bahwa penyelamatan masyarakat biotis dan sumber alam yang khas merupakan langkah pertama yang logis dalam pembangunan daerah baru, dengan alasan bahwa sumber alam tersebut tak dapat digantikan dalam arti pemenuhan kebutuhan dan aspirasi manusia, dan kontribusi jangka panjang terhadap pemantapan dan produktivitas daerah (Dasmann, 1973)
Seperti pernyataan diatas, Sumber daya alam ini adalah energi yang sifatnya tidak dapat digantikan. Proses penggantian ini membutuhkan waktu yang sangat lama. Hampir setiap waktu sumber daya alam ini tidak dapat terlepas dari kehidupan manusia. Beberapa sampel yang bisa kita lihat bahwa sember daya alam ini tak bisa lepas dari kehidupan kita sehari-hari.
Untuk menjamin keberlanjutan fungsi layanan sosial-ekologi alam dan keberlanjutan sumberdaya alam dalam cakupan wilayah yang lebih luas maka pendekatan perencanaan SDA dengan instrumen penataan ruang harus dilakukan dengan mempertimbangkan bentang alam dan kesatuan layanan ekosistem, endemisme dan keterancaman kepunahan flora-fauna, aliran-aliran energi sosial dan kultural, kesamaan sejarah dan konstelasi geo-politik wilayah.
Dengan pertimbangan-pertimbangan ini maka pilihan-pilihan atas sistem budidaya, teknologi pemungutan/ekstraksi SDA dan pengolahan hasil harus benar-benar mempertimbangkan keberlanjutan ekologi dari mulai tingkat ekosistem lokal sampai ekosistem regional yang lebih luas. Dengan pendekatan ekosistem yang diperkaya dengan perspektif kultural seperti ini tidak ada lagi “keharusan” untuk menerapkan satu sistem PSDA untuk wilayah yang luas. Hampir bisa dipastikan bahwa setiap ekosistem bisa jadi akan membutuhkan sistem pengelolaan SDA yang berbeda dari ekosistem di wilayah lain.


2.7 Daya Dukung Lingkungan
Daya dukung lingkungan hidup terbagi menjadi 2 (dua) komponen, yaitu kapasitas penyediaan (supportive capacity) dan kapasitas tampung limbah (assimilative capacity). Dalam pedoman ini, telaahan daya dukung lingkungan hidup terbatas pada kapasitas penyediaan sumber daya alam, terutama berkaitan dengan kemampuan lahan serta ketersediaan dan kebutuhan akan lahan dan air  dalam suatu ruang/wilayah. Oleh karena kapasitas sumber daya alam tergantung pada kemampuan, ketersediaan, dan kebutuhan akan lahan dan air, penentuan daya dukung lingkungan hidup dalam pedoman ini dilakukan berdasarkan 3 (tiga) pendekatan, yaitu:
a)    Kemampuan lahan untuk alokasi pemanfaatan ruang.
b)   Perbandingan antara ketersediaan dan kebutuhan lahan.
c)   Perbandingan antara ketersediaan dan kebutuhan air.
Status daya dukung lahan diperoleh dari pembandingan antara ketersediaan lahan (SL) dan kebutuhan lahan (DL).Penentuan daya dukung lahan dilakukan dengan membandingkan ketersediaan dan kebutuhan lahan.
  1. Bila SL > DL , daya dukung lahan dinyatakan surplus.
  2. Bila SL < DL, daya dukung lahan dinyatakan defisit atau terlampaui.
Di dalam Ketentuan Umum UU RI no 23 tahun 1997 Pasal 1 Ayat 6 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, disebutkan bahwa daya dukung lingkungan hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lain. Konsep tentang daya dukung sebenarnya berasal dari pengelolaan hewan ternak dan satwa liar. Daya dukung itu menunjukkan kemampuan lingkungan untuk mendukung kehidupan hewan yang dinyatakan dalam jumlah ekorpersatuan luas lahan.
2.8 Keterbatasan Kemampuan Manusia
Manusia sebagai pengolah sumber daya alam dituntut semaksimal mungkin untuk mengolah sumber daya alam. Tapi banyak diantara manusia tersebut yang tidak mampu untuk mengolah sumber daya alam yang telah tersedia yang mengakibatkan negara kita selalu tertinggal dari Negara-negara lain diluar sana yang sudah maju. Padahal negara-negara tersebut tidaklah memiliki sumber daya alam sebanyak yang kita punya ,tpi mereka sselalu dapat mengolah setiap sumber daya alam yang telah tersedia di Negara mereka yang membuat negara mereka terus maju.
Maka dari itu yang harus kita lakukan adalah kita harus lebih meningkatkan sumber daya manusia atau kemampuan dari masyarakat kita agar bisa memaksimalkan atau mengolah sumber daya alam kita yang begitu melimpah ini. Bukan mustahil jika kita bisa mengolahnya ,kita akan seperti Negara-negara yang telah maju atau bahkan melebihi mereka.

BAB III
 PENUTUP
3.1      Kesimpulan
Sumber daya alam berdasarkan sifatnya dapat digolongkan menjadi SDA yang dapat diperbaharui dan SDA tak dapat diperbaharui. SDA yang dapat diperbaharui merupakan kekayaan alam yang dapat terus ada selama penggunaannya tidak dieksploitasi berlebihan. Seperti Tumbuhan, hewan, mikroorganisme, sinar matahari, angin, dan air adalah beberapa contoh SDA terbaharukan. Meskipun jumlahnya sangat berlimpah di alam, penggunannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk dapat terus berkelanjutan. SDA tak dapat diperbaharui adalah SDA yang jumlahnya terbatas karena penggunaanya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus-menerus akan habis. Minyak bumi, emas, besi, dan berbagai bahan tambang lainnya pada umumnya memerlukan waktu dan proses yang sangat panjang untuk kembali terbentuk sehingga jumlahnya sangat terbatas., minyak bumi dan gas alam pada umumnya berasal dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang hidup jutaan tahun lalu, terutama dibentuk dan berasal dari lingkungan perairan.Perubahan tekanan suhu panas, selama jutaaan tahun ini kemudian mengubah materi senyawa organik tersebut menjadi berbagai jenis bahan tambang tersebut.

3.2      Saran
Ekologi Sumber Daya Alam sangatlah penting maka dari itu kita harus bisa menjaga dan melestarikan semaksimal mungkin agar ekologi dan sumber daya alam tetap terjaga. Kita sebagai penerus bangsa harus sadar akan ekologi sumber daya alam. Oleh karena itu kita harus bisa memanfaatkan SDA dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kebutuhan, jangan terlalu berlebihan. Karena kelak anak cucu kita pasti memerlukan SDA untuk kelangsungan hidupnya.

Daftar pustaka:
-           

-           

Rabu, 08 Juni 2016

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TELEKOMUNIKASI DAN INFORMASI

Apa yang anda ketahui mengenai teknologi,informasi dan komunikasi?. Menurut pendapat saya teknologi,komunikasi, dan informasi sangat berkembang sangat pesat sehingga masyarakat atau para khalayak dapat dengan mudah menanggapi perkembangan teknologi,informasi dan komunikasi di era modern. Teknologi Informasi dan Komunikasi telah membuka babak baru bagi masyarakat untuk memperoleh informasi secara akurat. Sekat-sekat informasi dengan sendirinya menghilang oleh inisiatif kuat individu yang ingin mengetahui lebih jauh apa yang terjadi sekitarnya. Setiap orang memiliki akses terhadap sumber informasi dimanapun di dunia ini. Konsekuensinya, masyarakat menjadi kritis dan tanggap terhadap hal yang berkembang. Perkembangan dunia teknologi informasi yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia.
Sejak jaman dahulu manusia telah menciptakan berbagai alat dalam melakukan komunikasi khususnya media komunikasi jarak jauh untuk mendapatkan informasi atau tujuan lainnya tanpa perlu mendatangi langsung ke tempat tujuan untuk mengetahui informasi tersebut. Untung saja, manusia sebagai mahluk sosial yang memiliki keunggulan akal dibanding mahluk Tuhan lainnya memiliki cara pintar untuk saling memahami satu sama lain. Ya, komunikasi. Sejarah perkembangan komunikasi terus mengalami perubahan di setiap masa. Mulai dari menggunakan makhluk hidup hingga saat ini yang telah di gantikan dengan alat komunikasi serbaguna yang disebut dengan telefon genggam atau ponsel. Berikut ini merupakan perkembangan telekomunikasi di masyarakat:
·      Merpati pos merupakan alat komunikasi yang menggunakan burung merpati sebagai perantara antar manusia dalam berkomunikasi. Burung merpati merupakan burung yang memiliki daya ingat yang kuat dan memiliki kemampuan navigasi serta naluri untuk kembali ke sarangnya.
·      Telegraf adalah sistem komunikasi yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan dengan menggunakan isyarat listrik dalam bentuk kode morse. Kode morse adalah kode yang menggunakan kombinasi suara panjang (dinyatakan dengan simbol garis) dan suara pendek (dinyatakan dengan titik) untuk menyatakan sebuah huruf, sebuah angka, ataupun tanda-tanda yang lain.
·      Telepon merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk mengirimkan pesan suara untuk berkomunikasi dengan pengguna telepon lain. Prinsip kerjanya adalah mengubah suara menjadi arus listrik dan diubah lagi menjadi suara ketika sampai kepada penerima pesan suara dari telepon.
·      Telegram merupakan tanda-tanda, berita, atau tulisan yang di kirimkan melalui pesawat telegram. Alat yang digunakan untuk mengirim telegram adalah telegraf.
·      Pager adalah alat telekomunikasi yang digunakan untuk mengirimkan atau menerima pesan pendek. Kegunaan alat ini sangat mirip dengan aplikasi pesan yang sekarang tersedia di telepon genggam. Pager sudah sangat jarang ditemukan saat ini.
·      Surat Elektronik atau yang biasa disebut dengan email digunakan masyarakat untuk mengirimkan pesan melalui jaringan komputer atau internet.
·      Internet merupakan alat komunikasi yang paling efektif digunakan saat ini. Internet digunakan oleh pengguna yang terhubung baik melalui kabel maupun nirkabel ke jaringan internet yang juga terhubung dengan pengguna lain. Saat ini internet dapat digunakan di berbagai perangkat seperti komputer.
·      Telepon Genggam merupakan alat yang sama seperti telepon tetapi dapat dibawa kamapun tanpa harus terhubung dengan kabel telepon, melainkan terhubung dengan sinyal elektromagnetik. Perkembangan telepon genggam sangat pesat hingga saat ini. Kegunaan telepon genggam tsaat ini tidak hanya untuk mengirim pesan suara ataupun pesan teks, tetapi dapat pula mengakses internet dan dapat menikmati audio-visual yang di kemas dalam interface sistem operasi seperti android, apple os, dan lain-lain. Dewasa ini teknologi telepon genggam dapat melampaui teknologi dari laptop ataupun komputer, dengan kata lain telepon genggam saat ini merupakan komputer yang di kemas dan dibuat hingga hanya dalam genggaman tangan.
Hal diatas adalah perkembangan dari alat komunikasi yang digunakan masyarakat untuk perantara interaksi antar manusia. Teknologi alat komunikasi sekarang dibuat hingga sangat praktis untuk digunakan oleh manusia. Saat ini, perangakat telekomunikasi yang digunakan oleh manusia yang paling populer adalah telepon genggam. Telepon genggam sendiri mendapatkan perkembangan teknologi yang semakin canggih sehingga dapat menggantikan perangkat komunikasi lain. Contoh teknologi yang digunakan adalah berupa kamera, telepon, surat elektronik, internet, aplikasi chat, hingga aplikasi peta yang dapat memindai lokasi kita dan lokasi yang dituju yang biasa disebut dengan GPS.
Telepon genggam sudah membudaya di masyarakat dunia, karena sangat penting untuk menunjang kebutuhan interaksi manusia dan juga hiburan yang disediakan oleh telepon genggam. Karena peminat nya yang sangat banyak, para produsen pun berlomba-lomba untuk mengembangkan teknologi telepon genggam. Karena kecanggihan telepon genggam tersebut yang melebihi alat komunikasi lain dan kecanggihan alat telepon genggam itu sendiri, maka saat ini diberi nama SmartPhone. Itu tadi adalah perkembangan teknologi telekomunikasi yang digunakan manusia.
Selanjutnya adalah perkembangan dari segi teknologi informasi. Teknologi informasi yang berkembang pada smartphone adalah dari segi teknologi hardware dan juga software. Perkembangan teknologi hardware yang pertama yaitu prosesor. Prosesor adalah otak dari sebuah smartphone yang melakukan proses input dan juga output. Perkembangan prosesor pada smartphone juga di dukung dengan perkembangan RAM. RAM adalah perangkat keras untuk menyimpan sementara saat pemrosesan berlangsung. Ada juga perangkat keras smartphone yang berfungsi untuk menyimpan file atau data dalam jangka waktu yang lama bahkan saat smartphone  dalam keadaan mati atau off, perangkat itu bernama ROM atau Memori internal yang sudah di tanamkan dalam smartphone. Perkembangan teknologi hardware saat ini telah menggunakan teknologi nano, yaitu meringkas hardware atau perangkat keras hingga hanya sebesar genggaman tangan. Dalam smartphone saat ini juga telah disematkan beberapa sensor diantaranya adalah sensor gravitasi yang dapat membuat smartphone menanggapi perintah apabila pengguna menggoyangkan atau merubah kodisi smartphone yang mula nya vertical menjadi horizontal.
Software adalah sebuah perangkat yang tidak dapat di pegang tetapi dapat dilihat dan di kendalikan. Software sendiri berisi tentang instruksi-instruksi yang dapat menjalankan hardware pada sebuah smartphone. Software utama yang ditanamkan pada smartphone atau pada perangkat lain biasa disebut dengan sistem operasi. Sistem operasi adalah software yang wajib ada pada setiap perangkat digital. Karena dengan adanya sistem operasi hardware yang tertanam bisa di jalankan sekaligus sebagai interface atau tatap muka dengan pengguna atau user. Software tambahan yang dapat membantu pekerjaan manusia biasa disebut dengan aplikasi. Contoh aplikasi pada smartphone diantaranya yaitu aplikasi chat, aplikasi email atau surat elektronik, aplikasi browser (seperti google chrome, opera browser), dan lain-lain. Saat ini smartphone pun telah memiliki aplikasi berupa pemindai sidik jari. Pemindai sidik jari dapat digunakan sebagai penguat sistem keamanan dan juga sebagai keamanan untuk menjalankan aplikasi ebanking pada smartphone.
Ada sedikit sejarah dari salah satu buku TIK yang penulis baca, yaitu sebagai berikut, Penyampaian informasi pada awalnya hanya dilakukan secara langsung antara pengirim dan penerima (face to face) namun seiring berkembangnya peradaban manusia, manusia membutuhkan alat yang bisa digunakan untuk komunikasi jarak jauh dan akhirnya terciptalah telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875. Pada tahun 1910-1920 terciptalah alat yang berfungsi untuk menyampaikan pesan suara dari jarak yang sangat jauh tanpa perlu menggunakan kabel sebagai medianya. Hingga pada akhirnya terciptalah transmisi audio visual tanpa kabel (TV) yang bisa mengirimkan informasi berupa gambar dan suara pada tahun 1940an. Tahun 1943 komputer elektronik pertama terbentuk. Tahun 1947 terjadi miniaturisasi komponen elektronik melalui transistor agar penggunaan alat alat di komputer bisa lebih efisien. Rangkaian terpadu (IC) terbentuk. Tahun 1957 USSR meluncurkan Sputnik yang kemudian direspon oleh US membentuk ARPA. Tahun 1968 Bolt Breanek dan Newman, Inc memenangkan kontrak switch membangun IMP’s bagi ARPANET hingga pada akhirnya pada tahun 1969 ARPANET membangun jaringan pertama. Pada tahun 1974 dibentuklah rancangan awal protokol untuk menghubungkan multi jaringan. NFS kemudian membangun jaringan NFSNET yang sebagai cikal bakal internet (menghubungkan 6 pusat superkomputer dengan kecepatan 56 kbps) pada tahun 1986. Pada tahun 1987 koneksi sudah mencapai 10.000 komputer. Tahun 1988 NFSNET backbone dikembangkan hingga 1,5 Mbps. Tahun 1989 koneksi diperkirakan sudah tembus 100.000 komputer. Tahun 1990 ARPANET dibubarkan. Tahun 1991 CERN merilis World Wide Web (WWW). Tahun 1992 koneksi sudah sekita 1 juta komputer. Hingga pada saat ini tulang punggung jaringan sudah mencapai kecepatan 10 Gbps, komputer yang terhubung diperkirakan mencapai 500 juta yang tersebar di lebih dari 150 negara.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memiliki dampak positif dan juga negatif, berikut adalah dampak-dampak perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Dampak positif dari perkembangan TIK dapat terbentuk apabila pengguna atau individu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dengan benar. Contoh dampak pisitifnya antara lain, dapat mempercepat arus informasi, mempermudah akses terhadap informasi terbaru, mepermudah komunikasi dengan individu lainnya yang jauh, sharing dan berbagi file, sebagai lokasi untuk bisnis jual beli, dapat membantu menyelesaikan suatu permasalahan dengan mudah. Perkembangan TIK juga memiliki dampak negatif. Dampak negatif tersebut dapat timbul karena ada oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan perkembangan teknologi dengan cara yang tidak seharusnya atau dengan cara yang ilegal. Contoh dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi antara lain, Individu menjadi malas untuk bersosialisasi secara fisik, Meningkatnya penipuan dan juga kejahatan cyber, Cyber Bullying, Konten negative yang berkembang pesat, Fitnah dan juga pencemaran nama baik secara luas, Menjauhkan yang dekat, Mengabaikan tugas dan juga pekerjaan, Mebuang-buang waktu untuk hal yang tidak berguna, Menurunnya prestasi belajar dan juga kemampuan bekerja seseorang.
Dari pembahasan di atas membuktikan bagaimana teknologi komunikasi, Dapat menjadi pengaruh masuknya suatu kebudayaan ke kebudayaan lainnya, kemudian Dapat melakukan Perubahan Budaya yaitu gejala berubahnya struktur dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin melakukan perubahan. Jadi dapat diambil kesimpulan dari bahasan di atas bahwa perkembangan teknologi komunikasi dan informasi dapat berjalan dengan baik apabila penggunaannya sesuai dengan prosedur dan bertanggung jawab, dengan begitu tiap individu dapat menikmati perkembangan TIK dengan baik, dimana pun, kapan pun, dan siapa pun.

Referensi
 Buku TIK smp kelas VII oleh Fairus N.H, dan di terbitkan oleh Ganeca Exact
Tabloid pulsa
Buku TIK smp kelas IX oleh Hendri Pandia, dan diterbitkan oleh Erlangga
https://danynurwidyananto.wordpress.com/2013/09/23/perkembangan-teknologi-informasi-dan komunikasi/
http://www.kelasabil.com/kelas/7/tik/sejarah-perkembangan-teknologi-informasi-komunikasi-modern

Kamis, 07 Januari 2016

HUMAN INTEREST

Menjelaskan mengenai ketertarikan terhadap penderita Down Syndrome dengan 5W+1H
  • who: dicky reza saputra
  • what: menderita Down Syndrome
  • when: sejak lahir
  • where: dia bersekolah di slb bakti luhur dan bertempat tinggal di benda barat 8 blok D11 No.10, pamulang tangerang selatan
  • why: karena pada saat dalam kandungan bagian otaknya terkena virus yg membuat dicky terganggu mentalnya
  • how: pada saat di dalam kandungan ibu nya di beritahu oleh dokter bahwa anaknya menderita kelainan pada otaknya yg akan berpengaruh pada mentalnya. pada saat dicky lahir pada 12 Desember 1994 Dicky hanya memiliki berat badan 2,2 Kg, badan nya berwarna seperti memar dan tidak langsung menangis. butuh wakru sekitar 2 hari baru mulai mendengar suara tangisan pertamanya. Pada saat umur 8 bulan dia mulai di terapi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Umur 1 tahun 8 bulan Dicky sudah mulai bisa berjalan. Saat umur2 tahun sudah mulai berbicara dengan kata pertama yg terucap adalah AYAH. Pada umur 2 tahun sampai 4 tahun Dicky sangat hiperaktif dan tidak bisa di atur, karena itu orang tua nya menyekolahkan Dicky di sekolah luar biasa Bakti Luhur. Setelah di sekolahkan di SLB Bakti luhur Dicky sudah mulai bisa di atur. Dicky menjalani pendidikan di SLB Bakti Luhur selama 11 tahun. Dicky sangat hobi berolahraga, olahraga yang paling di senangi adalah Sepak Bola. Makan yang disukainya adalah ayam goreng, hingga saat ini di tahun 2016 perkembangan dicky semakin membaik, Dicky sudah semakin lancar untuk berkomunikasi dan bergaul dengan teman sebayanya.


Ketertarikan saya membahas materi ini adalah karena saya ingin mengetahui betapa kerasnya perjuangan orang tua yang memiliki anak dengan keterbatasan mental. Setelah informasi yang saya dapat dari sang ibu, saya langsung berfikir bahwa kasih sayang orang tua kepada anaknya adalah tanpa batas dan tanpa pamrih.



www

WWW(world wide web) Sejarah WWW (world wide web) Sejarah World Wide Web bermula di European Laboratory for Particle Physics (l...